Apa Akibatnya Jika Wirausaha Tidak Dapat atau Tidak Bersedia Mengambil Risiko?

Posted on

Bisa dibilang semua wirausahawan memiliki bakat dan kelebihan masing masing dalam suatu bidang. Namun semua kelebihan itu tak akan mampu menghilangkan semua risiko yang harus ditanggungnya. Usaha apapun itu pasti ada risikonya, dan risiko itu harus di ambil bukan dibiarkan.

Membiarkan risiko begitu saja justru tidak akan menyelesaikan masalah, justru malah menambah masalah. Maka dari itu, keberanian dan kesediaan kita sebagai pemilik wirausaha itu sangat sangat perlu dilakukan.

Inilah beberapa akibat jika dalam berwirasusaha tidak dapat atau tidak bersedia mengambil risiko:

Apa Akibatnya Jika Wirausaha Tidak Dapat atau Tidak Bersedia Mengambil Risiko

1.Berpotensi gagal lebih besar

Kenapa bisa gagal? Hal ini karena si pelaku usaha tidak mendapatkan suatu pelajaran dan juga pengalaman berharga dari risiko yang pernah diambilnya. Sebenarnya risiko yang ada di tengah jalan akan menjadi sebuah pacuan untuk kita melangkah lebih cepat. Namun kadang kadang banyak wirausahawan yang melupakannya.

Jadi karena hal tersebutlah potensi untuk gagal menjadi lebih besar. Risiko dalam sebuah usaha itu pasti ada. Ada risiko yang besar dan ada pula yang kecil. Tapi kita juga harus berhati hati dalam mengambil risiko. Ada beberapa kriteria yang harus di perhatikan.

Jika risiko lebih besar dari hasil yang didapat maka jangan kita ambil. Namun jika risiko lebih kecil dari hasil yang di dapat, maka kita harus berani mengambil risiko tersebut. Namun jika risiko juga besar tapi hasil yang di dapat nantinya juga besar, maka harus berhati berhati hati dalam setiap keputusan yang dibuatnya. Karena antara gagal dan sukses memiliki prosentase yang hampir sama.

2.Waktu tercapainya tujuan lebih panjang

Risiko itu bagaikan sebuah batu penghalang di tengah jalan yang akan menghalangi seseorang lewat. Jika bisa menyingkirkan batu tersebut, maka mereka tidak perlu memutar dan berbalik arah mencari jalan lain yang lebih jauh. Jadi ada dua pilihan yang harus di lalui. Menyingkirkan batu hambatan itu atau melewati jalan lain sehingga mencapai tujuan lebih jauh.

Gambar ilustrasi dibawah ini setidaknya bisa menjadi gambaran bagi anda semua mengenai keberanian mengambil risiko.

 

Baca Juga:
Jawaban Tugas 3 Menginterpretasi Makna Teks Eksplanasi Secara Singkat

Gambar di atas menunjukan seseorang yang tidak berani mengambil risiko, sementara gambar yang bawah yaitu orang yang berani mengambil risiko. Jadi menurut anda cepat mana dalam mencapai tujuan?

Kemungkinan besar yang bawah. Karena yang gambar atas menunjukan orang yang lari dari setiap keadaan. Belum tentu nantinya di pelarian itu tidak ada halangan, tapi biasanya halangan juga banyak sekali terjadi di jalan penyimpangan itu.

3.Sulit mendapatkan kerja sama

Tentunya bagi para wirausahawan yang dikenal oleh wirausahawan lain dalam hal ketakutannya dalam mengambil setiap risiko, ini akan berdampak pada kerja sama. Pengusahalain akan takut bekerja sama dengan tipe orang seperti itu. Hal ini akan berdampak pada keuntungan usaha yang menjadi semakin kecil. Bahkan kerugian yang paling buruk adalah kebangkrutan.

Kerja sama dalam bebagai bidang itu sangat penting. Misalnya dalam hal pemodalan dana dari investor tentunya akan sangat menyumbang perkembangan usaha. Nah jika siapapun tidak ada yang mau bekerja sama seperti ini, maka hal buruk pasti akan terjadi.

Apa sih salah satu bentuk dari kegiatan mengambil risiko?

Salah satu contoh dari kegiatan mengambil risiko adalah inovasi. Keberanian berinovasi inilah yang akan menentukan masa depan usaha termasuk dalam hal kerja sama. Jika kita sebagai wirausahawan selalu berinovasi dalam segala hal, pastinya akan ada orang yang tertarik dengan usaha kita tersebut.

Inovasi bisa dikatakan sebuah risiko karena dengan berinovasi bisa menjadikan produk usaha itu gagal atau sebaliknya. Kalau hasil inovasi itu diterima oleh orang banyak, maka akan terjadi keuntungan dan peningkatan penghasilan, tapi karena inovasi yang tidak diterima masyarakat, maka itu bisa berdampak pada kerugian.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai pertanyaan yang sering diajukan oleh calon wirausahawan yaitu apa akibatnya jika wirausaha tidak dapat atau tidak bersedia mengambil risiko. Semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *